Buku Ajar Koas Racun?! Wedew buku apaan neh aneh bener!

 

Sumpah notes ini serius, bila tidak percaya silakan baca sampai habis. Kami selalu serius.

 

Awal Bulan Oktober ini, Koas Racun bekerja sama dengan penerbit Mediakita merilis “Buku Ajar Koas Racun: Panduan Bertahan Hidup Untuk Koas dan Mahasiswa Kedokteran”. Berhubung banyak banget pertanyaan yang timbul seputar buku ini (baik dari yang belum baca maupun yang sudah baca sekalipun), ada bagusnya kami membuat kumpulan pertanyaan dalam catatan ini.

 

 

Apa sih isi Buku Ajar Koas Racun ini?

Isinya tulisan dong, kalau isinya nasi sama awam suwir dan sayur, itu namanya lontong.

Buku Ajar Koas Racun ini isinya berupa pembahasan mendalam tentang kejadian-kejadian dalam dunia pendidikan kedokteran. Mahasiswa kedokteran dari ujung Timur hingga Barat Indonesia menjalani pengalaman yang lebih kurang sama dalam masa pendidikannya, dan inilah yang kami coba angkat dalam buku ini. Nanti kalian bisa baca tentang ‘Koas dan Jaga Malam”, “Koas dan Ujian”, dan sebagainya.

 

Serius amat, nanti bosan dong bacanya?

Weits, semua ditulis dalam gaya khas Koas Racun yang santai tapi tetap berbobot! Kami memang bertujuan untuk menyajikan dunia yang kompleks dalam tatanan yang sederhana dan menyenangkan. Gaya tulisan kami ini termasuk dalam genre ‘essay humor’.

 

Buat apa sih nulis buku kaya gini lagi? This is just another-story-of-a-doctor-book, kan?

Tujuan penulisan buku ini adalah agar pembaca bisa merefleksikan diri ke pembahasan dalam buku ini. Mungkin kalian bakal senyum, nostalgia, kangen pengen balik ke koas lagi, sampai merasa iba pada penulis. Kami nggak menjamin kalian bakal tertawa, karena itu optional.Tapi, kalau sampai tertawa, anggaplah itu efek samping, bukan efek utama dari buku ini.

 

Isinya apaan aja kalau bukunya dibuka selain tulisan? Ada komik? Ada film? Ada iklan? Ada setannya?

Sebagian besar isi buku ini (hingga tulisan ini diturunkan) masih berupa teks. Rage comic bertema kedokteran sebagai ciri khas kami juga ada, tapi nggak terlalu banyak. Totalnya ada 256 halaman + xii halaman.

Film nggak ada, iklan nggak ada, setan bisa ada bisa nggak tergantung bacanya di mana. Kalau bacanya sambil berdiri di tengah jalan raya biasanya ada setan yang keluar dalam bentuk makian “woi, setan, jangan baca sambil berdiri di tengah jalan!”

 

Wah, harganya berapa? Bisa didapat di mana?

Buku ini bisa didapat di toko buku kesayangan orang kesayangan anda (buat yang couple) dan di toko buku kesayangan anda (buat yang single). Lokasinya bervariasi, ada yang menemukan di bagian ‘buku baru’, ada yang menemukan di bagian ‘novel remaja’ di sebelah teenlit, ada yang menemukan di bagian ‘fiktif’, dan yang paling ekstrim ada yang menemukan di sebelah buku ‘Kiat Sukses Beternak Belut’. Silakan tanyakan ke petugas setempat.

Di toko, Buku Ajar Koas Racun ini dibanderol dengan harga Rp 37.000,-

 

Bisa beli online nggak? Saya ceritanya gaul nih, segala sesuatu pengennya online…

Untuk pembelian online, bisa di beberapa situs tergantung selera anda.

 

Boleh pinjam punya temen nggak?

Hii, apa nggak takut pinjam punya temen? Bisa jadi temen kamu abis pegang pasien infeksius atau abis ngupil masif, terus belum cuci tangan langsung baca buku ini. Kan debris-debrisnya nempel semua tuh per halaman buku. 

Kalau punya sendiri, kan lebih enak bisa dibawa ke mana-mana, bisa digandeng sambil jalan kalau nggak punya pacar, sampai bisa dijadiin bantal tidur.

 

Bakal ada lanjutannya nggak nih?

Kenapa nggak? Hehehe. Namanya buku ajar kan bisa ada jilid 2 dan jilid 3 nya.

 

Buku ini ISBN-nya berapa? Saya kalau beli buku harus ngitung hoki ISBN-nya dulu.

Nggak tau buat apa kalian nanya, tapi nih kode ISBN-nya: 979-794-375-5

 

Itu di buku banyak amat nyebut nama yah, ada si Wisnutama, Dakota, Rosa, sampai ada foto status rekam medis pasien segala lengkap sama nama dan nomor RM-nya. Apa nggak melanggar rahasia kedokteran tuh?

Semua yang tertulis di buku itu fiktif kok. Nama sudah disamarkan, kasus sudah diutak-atik, dan ilustrasi rekam medis itu juga rekayasa. Kami hanya mencoba menyajikannya se-real mungkin. Oke?

 

Apa nama mata uang Inggris?

Nama mata uang Inggris adalah poundsterling

 

Saya udah beli dan udah baca. Jelek nih bukunya, nyesel banget beli! Tau gitu beli hamster aja, lebih lucu, bisa bikin ketawa.

Mohon maaf, kami memang tidak bisa memuaskan semua pihak. Sebagai buku pertama, kami yakin buku ini masih banyak ulkus di sana-sini. Kami menerima semua kritikan demi perbaikan yang lebih baik, kecuali kritikan perihal wajah. Itu sudah dari sananya,

Pada akhirnya, selera humor kembali ke diri masing-masing. Itulah sebabnya genre humor itu sangat luas. Lagipula, ini mengapa kami menuliskan di atas, 

“Tujuan penulisan buku ini adalah agar pembaca bisa merefleksikan diri ke pembahasan dalam buku ini. Kami nggak menjamin kalian bakal tertawa, karena itu optional.Tapi, kalau sampai tertawa, anggaplah itu efek samping, bukan efek utama dari buku ini.”

 

Wah, gara-gara review di atas, saya jadi ragu mau beli buku ini… Abis ada yang bilang jelek sih.

Khusus untuk ini kami nggak akan jawab 🙂 biar review positif yang sudah diberikan oleh TS sekalian yang menjadi jawabannya.

 

Terima kasih untuk semua review positif dan kritik membangun yang sudah diberikan. Semoga buku ini tidak berakhir menjadi bungkus kacang Bang Mamad di RT007/RW010.

Loh, itu bukan pertanyaan dong…?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s